About Us

Assalamu'alaikum Wr Wb, Wilujeng, Seger Kwarasan.

Perkenalkan, nama saya Heri ireng. Lahir di Cepu, kecil di Sambong, besar di Blora, muda di Surakarta, tua kembali ke Sambong Blora. Mulai SD saya di Sambong. SMP sampai SMA kelas 2 di Cepu. Kelas 3 pindah Blora. Lepas SMA mblayang ke Solo atau Surakarta. Setelah belasan tahun di Surakarta kembali lagi ke Cepu. Akhirnya sekarang menetap di Giyanti - Sambong - Blora. 

Riwayat pekerjaan, saya mulai jadi buruh jualan bensin keliling Delanggu, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, kembali ke Solo lagi. Kemudian buruh ngetik di Kartasura, buruh drafting batik, dan terakhir jadi buruh layout buku di Laweyan, Surakarta. Kembali ke Cepu ngajar sebentar di STAI Al Muhammad Cepu. Tidak betah, kembali ke passion semula jadi buruh setting cetak offset. Tidak betah gitu-gitu terus, mulai kenal dekat dunia kewartawanan lewat Tabloid DIVA. 

Tak lama di DIVA Cepu, mencoba membuat Tabloid NUANSA beredar di Bojonegoro. Bersamaan dengan itu diajak almarhum Herman Susilo mendirikan Tabloid BLORA POS. Sempat jadi anggota PWI (Persatuan Wartawan Indonesia). Bertahan sekian tahun, sambil membantu lay out SUARA RAKYAT milik Siswanto. Bersama almarhum Slamet Effendi mantan Camat Sambong mendirikan Media Online Blora Pertama BLORANET dot Com, kekurangan tenaga, hanya bertahan 2 tahun. Bersamaan dengan itu ditarik Rudi Ismanto untuk membantu lay out Koran BLOK CEPU POS. Bertahan 2 tahun pula, hancur karena proyek DAK buku 2007. 

Setelah itu membantu lay out Tabloid ANALISA milik Budi Dukun, dan sebuah Tabloid milik Hadi Kedungjenar sampai lupa namanya, hanya beberapa kali terbit saja. Pada tahun yang sama, ingatan saya tentang tahun sangat terbatas, lupa tahunnya, bersama Harry Subiyantoro, Roy Kurniadi, Dasar dan dengan dorongan Zaenul Arifin menerbitkan Majalah LENSA MURIA. Bertahan 2 kali terbitan, tutup karena tidak berbadan hukum sesuai Undang-undang No 20 Tahun 1999 tentang Pers. 

Kemudian bersama Harry, Dasar dan Sumantri membuat Majalah MEDIA EDUKASI, masih ada sampai sekarang. Membuat Majalah Sejarah - Budaya CHALANDARA SITARESMI bersama Lukman, Badak dan Setiyar Dasar bersamaan dengan membuat Majalah MONITOR EKONOMI bersama Roy Kurniadi. CHALANDARA bertahan 2 terbitan, MONITOR EKONOMI masih terbit sampai sekarang. 

Terakhir, bulan November 2020, mengusulkan Majalah MONITOR EKONOMI dikolaborasikan dengan Majalah INDES. INDES sendiri sebenarnya adalah nama LSM Blora dengan Ketua Roy Kurniadi, sekretarisnya Dasar. INDES merupakan singkatan dari Institute of Democracy Education and Social. Pernah kritis terhadap pemerintahan pada masa awal kepemimpinan Djoko Nugroho. Sampai pernah membuat jalan antar desa segala. Akhirnya terbitlah Majalah INDES sampai sekarang. 

Passion saya memang lebih cenderung ke penerbitan media dalam bentuk Majalah daripada pada bentuk Koran atau Tabloid seperti NUANSA, BLORA POS, SUARA RAKYAT dan BLOK CEPU POS, apalagi dalam bentuk digital. Penyebabnya sangat sederhana, hanya karena format Majalah itu kelihatan lebih indah bila digeletakkan di atas meja. Lebih indah, lebih mempesona, lebih sedap dipandang mata, tidak mudah lecek sehingga tahan lama. Dapat ditata berdiri di rak atau almari buku. Tetap muncul keindahan visualnya, meski majalah-majalah itu berserakan di meja. 

Bila Anda ingin download Majalah INDES - MONITOR EKONOMI versi PDF, sentuh saja link di bawah ini :

Untuk sementara itu dulu perkenalan saya kali ini. Kapan-kapan kalau pengin say hello atau sekedar ngopi bisa hubungi saya lewat nomor biasanya. Kalau nomor saya ternyata kelupaan tidak Anda simpan, ya tanya saja pada temen-temen yang namanya udah saya sebutkan di atas. Akhirnya, terima kasih atas komunikasinya, semoga kita selalu sehat, dan jangan lupa bahagia. Mugi rahayu wilujeng ingkang sami pinanggih.

Wassalamu'alaikum Wr Wb.

Heri ireng - Cepu Blora