Konstalasi Pemkab Blora Sekarang Adalah yang Terbaik

Bupati-Blora-Arief-Rohman-dan-Wakil-Bupati-Blora-Tri-Yuli-Setyowati-Cepu

Masa lalu maupun masa depan hanyalah ilusi. Yang lalu telah berlalu tak mungkin terulang lagi, yang akan datang belum terjadi. Percayalah, masa kini, saat ini adalah yang terbaik, asal kita mau mensyukuri. Begitu juga dengan Pemerintahan kita. Pemerintah Kabupaten Blora bagi kita. Kita sebagai rakyat dan bukan sebagai seorang politisi. 

"Tapi faktanya gak begitu Nda… . Enak saja ngomong." Oke… oke… coba sekali saja kita tidak berfikir sebagai seorang politisi. Tapi cobalah berfikir kolektif. Berfikir sebagai rakyat banyak. Seutuhnya, kemudian baru berfikir sebagai seorang politisi Blora yang baik. 

Berkah Ujian Covid-19 Kabupaten Blora

Ya baru kali ini Pemerintah Kabupaten Blora sampai ngurusi rakyat yang 'awake anget'; 'katisen'. Bingung mencarikan tempat tidur darurat, mencarikan oksigen, vaksin, obat-obatan, demi menyelamatkan nyawa rakyat. Mempertaruhkan kondisi kesehatan pribadi. Mendapatkan tekanan dari atas, menerima kritik dari bawah,sebagian bernada keras, sebagian lagi bernada menuduh dan mewajibkan. 

Sambil ngurusi rakyat yang rata-rata kena flu berat, masih harus ngurusi Timses. Yang menonjol dan mendekat harus dicarikan posisi tertentu, lengkap dengan legal formalnya.  Untungnya ada beberapa yang kemudian menjauh dan tidak mengungkit-ungkit jasa. Entah karena malu, merasa tak mampu, atau memang sedari dulu ya begitu. Hanya keliatan batang hidungnya tiap lima tahun sekali. Itupun hanya memposisikan sebagai penggembira saja. Untungnya sangat banyak yang seperti ini. 

Sambil menata konstalasi dari loyalis kapabel untuk menjalankan roda pemerintahan yang settle, harus tetap menjaga agar kelompok lama tidak terlalu kecewa. Menanggapi kritikan maupun titipan dari kelompok lama dengan bijaksana. Menjaga kerukunan antar sesama orang Blora. Mengkondisikan dukungan dari semua pihak baik yang ada di pusat kekuasaan yang ada di kota maupun yang terpencar-pencar di Desa serta luar kota untuk Sesarengan mBangun Blora.

Terlalu banyak konsekuensi logis menjadi seorang penguasa di era demokrasi seperti sekarang ini. Kadang harus mengalahkan hati, menekan emosi, kecuali bila sudah kebangeten dan terlalu menguras energi bila dirasa tak sebanding dengan ekspetasi. Belum lagi harus berfikir dan bertindak demi kesuksesan pelaksanaan Misi. Liku-liku tentang Utang Daerah dan Investasi Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi. Dan semua itu terangkum dalam awal-awal tahun Pemerintah Kabupaten Blora saat ini. 

Kita yakini saja, awal-awal pemerintahan yang amat sulit untuk dilalui akan membuat Pemerintah Kabupaten Blora lebih bijaksana. Maka tak ada salahnya bila secara pribadi, saya katakan, "Konstalasi Pemkab Blora yang sekarang adalah yang terbaik bagi kita rakyat Blora." Rakyat Blora yang utuh secara keseluruhan, bukan sebagai pribadi-pribadi lagi. (HW)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel