Blora Menyapa Edisi Ramadhan Bojonegoro Safari Ramadhan

Bupati Bojonegoro Doktor Anna Mu'awanah konsisten dengan program Safari Ramadhan

Desa mawa cara, Negara mawa tata. Sementara Bupati Blora H Arief Rohman SIP MSi konsisten dengan program Blora Menyapa-nya. Bupati Bojonegoro Doktor Anna Mu'awanah konsisten dengan acara Safari Ramadhan-nya. Bagi kaum tua Cepu, istilah "menyapa" bukan kalimat asing, karena dulu di era 80'an Radio Blora Sakti tiap pagi mulai pukul 5 sampai pukul 6 pagi ada acara yang berjudul "menyapa". 

Begitu pula dengan istilah 'safari', kaum tua Bojonegoro juga tidak asing dengan istilah ini. Karena dulu di TVRI tiap minggu juga ada acara Aneka Ria Safari. 

Selain untuk lebih mendekat pada rakyat, Bupati Bojonegoro Doktor Anna memanfaatkan acara Safari Ramadhan guna menyerap aspirasi mereka. Kali pertama Safari Ramadhan tahun ini, Bupati Bojonegoro mengambil tempat di Dusun Wedegan, Desa Panjang, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Senin (4/4/2022). 

Hadir Forkopimda, Forkopimcam Kedungadem, Ka OPD, kepala desa se-Kecamatan Kedungadem, tokoh masyarakat, serta tokoh agama setempat.

Pada Safari Ramadhan kali ini, masyarakat setempat langsung mengusulkan renovasi jembatan Wedegan yang hingga saat ini masih memakai struktur kayu. Bupati Bojonegoro menyanggupi. Namun prosesnya tetap menunggu giliran. Mendengar janji Bupati, masyarakat Dusun Wedegan menyambut gembira dan tetap akan sabar menanti. 

Pada tiap Safari Ramadhannya, Bupati Bojonegoro Doktor Anna Mu'awanah menekankan agar setiap warga tetap menjaga harmonisasi dan ketentraman lingkungan. "Suasana kondusif dan ketentraman akan terwujud jika saling menjaga toleransi," kata Bupati. 

Sambil melontarkan pertanyaan retoris, Bupati Bojonegoro Doktor Anna juga menekankan pentingnya silaturahmi. "Kenapa kami turun ke dusun? selain silaturahmi dan sambung roso, juga untuk melihat keadaan warga. Termasuk melihat keadaan sekitar seperti jembatan. Nanti akan dibangun," kata Bupati Bojonegoro. 

Selain untuk lebih mendekat dan mengedukasi rakyat, Safari Ramadhan juga dimanfaatkan Bupati Bojonegoro guna mensosialisasikan hasil pembangunan. Dikatakan oleh Doktor Anna, bahwa Pemkab Bojonegoro juga telah memberikan beasiswa RPL Desa khusus untuk para pegiat desa. Hal tersebut untuk menyiapkan SDM unggul dan berdedikasi tinggi di Kabupaten Malawapati ini. 

"Kita sedang menyiapkan SDM berbasis desa. Melalui RPL Desa, kuliah menggunakan APBD kabupaten," jelasnya. 

Kepala Desa Panjang, Kecamatan Kedungadem Hari Hartono mengaku sangat senang andaikan jembatan dusun arah Wedegan direnovasi. Sebab, setiap tahun pihak desa harus mengganti kayu yang menjadi bahan baku utama jembatan. 

"Tentunya anggaran desa habis untuk merenovasi jembatan yang sifatnya sementara. Pastinya warga sangat berterima kasih. Sebab, selama ini jika warga membangun atau merenovasi rumah, truk pengangkut material melewati jembatan bolak-balik," ujarnya. 

Kebiasaan tersebut dinilai sangat berbahaya. Kades Panjang Kedungadem Hari melanjutkan, pihaknya sangat menantikan pembangunan jembatan. Sebab, jembatan tersebut tidak hanya memperlancar arus kendaraan yang melintas di Desa Panjang, tetapi juga memperlancar sektor perdagangan. 

"Di sini mayoritas petani jagung, tentunya bisa memperlancar aktifitas warga," pungkas Hari saat mempresentasikan arti penting infra struktur jembatan kontruksi baja bagi pemulihan ekonomi warga desanya.

Pada kesempatan sama, Suyati warga setempat turut mengaku gembira jika jembatan tersebut dipugar kembali menjadi lebih modern. "Jembatan itu kondisinya seperti itu sudah lama sekali. Selama ini perbaikannya hanya sebatas mengganti kayu. Kalau dibangun lebih kokoh tentu kami akan sangat senang," ujarnya manyangatkan. (HW)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel