5 MANFAAT BLOGGING BAGI ORANG CEPU - BLORA

 5 Manfaat blogging atau ngeblog bagi orang Cepu - Blora yang saya ketahui :

1.Untuk Menipu Sanubari

2.Menerima Apa Adanya Diri Kita

3.Manifestasi Rasa Syukur

4.Aktualisasi Diri Paling Elegant

5.Memberi Referensi Bagi Pihak Lain

5 manfaat blogging di atas mungkin hanya berlaku untuk masyarakat Cepu dan Blora. Bisa jadi sama juga bagi masyarakat yang tinggal pada suatu wilayah yang memiliki karakteristik serta kemajuan peradaban sama persis dengan Kota Cepu dan Kabupaten Blora. Sebagai disclaimer, saya tuliskan postingan 5 manfaat blogging bagi orang Cepu - Blora ini dengan asumsi bahwa mereka juga mempunyai pikiran yang sama dengan saya. 

Mungkin Anda akan bertanya, mengapa sangat subyektif sekali. Oke, saya ingatkan, "Bukankah sifat dasar blog juga tentang subyektivitas?." Sebagai sebuah media aktualisasi atas kebebasan berpendapat bagi setiap Warga Negara Indonesia, bahkan di seluruh dunia. Setiap manusia boleh membuat blog - diary electronic, difasilitasi secara gratis oleh google, wordpress, wix, dan beberapa platform lain. 

Kalau sudah begini, siapakah pejuang HAM sebenarnya? Siapa yang memberikan fasilitas pada setiap orang untuk mengaktualisasikan kebebasan berpendapat mereka? Hahaha…. Lepas dari keuntungan yang mereka dapatkan lho. Oke kita kembali ke 5 manfaat blogging bagi orang Cepu - Blora.

blora-blogger-analisa-berita-manfaat-blogging-menipu-sanubari-heri-ireng

1. Untuk Menipu Sanubari

Bagi Anda yang pekerja keras dan setiap hari menghasilkan karya terntentu, sudah pasti tidak termasuk pada kategori pengambil manfaat blogging pertama ini. Manfaat blogging pertama bagi orang Cepu - Blora ini hanya ditujukan buat orang-orang Cepu - Blora yang merasa belum menghasilkan karya apa-apa sepanjang hidupnya. Jadi ini adalah persoalan perasaan puas pada diri sendiri sepanjang akhir hari. 

Sering ketika menjelang tidur, kita introspeksi diri, 'angen-angen', bertanya, "Apakah hari ini kita sudah menghasilkan karya." Bagi orang Cepu - Blora yang telah bekerja keras sepanjang hari sangat mudah untuk menjawabnya. Bahkan mereka tidak pernah berfikir apalagi menghitung karya-karya mereka. Memang kadang terlintas dibenak mereka, "Hari ini aku sudah buat 127 butir somay." "Hari ini aku sudah selesaikan servis motor 3 biji." "Hari ini aku sudah sebut nama Tuhan 900 kali." Dan lain sebagainya. 

Kok sebut nama Tuhan segala? Iya memang. Apakah berdoa itu bukan bekerja juga? Kalau pemahaman saya sih, apapun yang dilakukan menggunakan tenaga apalagi plus pikiran, itu bisa masuk kategori berkarya. Memang ada yang hasilnya kasat mata, ada pula yang tidak kasat mata. Berkarya tidak harus menghasilkan output berupa barang. Dokter, dukun, kyai, guru, dosen, pembantu rektor, rektor, anggota dewan, bupati - wakil bupati Blora juga tidak menghasilkan output berupa barang. Repotnya saya bukan bagian dari itu semua.

Jadi saya masih perlu menipu sanubari saya dengan mengambil manfaat pertama dari blogging atau nge-blog atau menulis di blog. Minimal, ketika kita sudah bisa menyelesaikan sebuah judul postingan lengkap dengan uraian yang berbusa-busa, saya merasa sudah menghasilkan karya. Cobalah cara saya ini, buatlah sebuah blog, pilih platform yang paling Anda suka. "Sudah punya ya?". Oke, langsung saja tulis sebuah judul. Apapun judul itu yang penting bikin Anda happy. 

Setelah judul postingan blog jadi, tulislah postingan dengan senang hati juga. Eksplorasi ide-ide terbaik Anda yang sinkron dengan Judul Blog yang Anda buat. Ekspoitasi kedalaman pikiran Anda hingga menembus batas-batas yang Anda mampu. Tetaplah mengetik. Buat sebaik mungkin tulisan Anda sampai selesai. Tulislah untuk Anda baca sendiri. Bukan untuk orang lain agar Anda bisa 'Los Dol' ketika menulis sebuah postingan. Tujukan sebagai alat introspeksi Anda sendiri.

Nah, ketika sudah selesai, apa yang Anda rasakan? 'Marem' kan? "Biasa aja tuh Mas." Aah mbok ya 'marem' tho Bro…. mbok ya agak expressive dikit gitu lhoa aah…. Woke… perasaan bahwa hari ini kita sudah menghasilkan satu karya akan terbit di hati kita. Meskipun fakta mengatakan, postingan itu hanya "karya sampah" bagi dunia online, tapi bagi kita posting blog itu telah mampu menipu sanubari kita serta membuatnya berkata, "Hari ini saya sudah menghasilkan satu karya!." Tetaplah begitu. Biarkan begitu. Tanamkan motivasi "Satu Hari Satu Karya" di hati Anda semua para blogger Cepu - Blora. 

blora-blogger-analisa-berita-manfaat-blogging-menerima-apa-adanya-diri-kita-heri-ireng

2. Menerima Apa Adanya Diri Kita

Orang paling "Los Dol" paling inonsen - tanpa dosa adalah orang yang paling bisa menerima apa adanya dirinya. "Lha kalau harus bisa menerima diri kita apa adanya? Ngapain juga harus Menipu Sanubari? Menipu diri sendiri?." Jawabannya sederhana, bukankah kita diperintah Tuhan untuk bekerja? Menipu Sanubari hanyalah hasil akhirnya. Bekerja itu hukumnya wajib lho saudara-saudara Cepu - Blora! Fardhlu 'ain. Wajib mugholadhoh. Kecuali kalau lagi berhalangan, cuti hamil, sakit atau karena ada "urusan keluarga yang tidak dapat ditinggalkan".  Kebiasaan bikin surat ijin sekolah palsu.

Inilah manfaat kedua dari kegiatan blogging bagi orang Cepu - Blora, bisa menerima keadaan diri apa adanya. Ketika Anda membaca postingan tentang mafaat blogging bagi orang Cepu - Blora, apalagi bila Anda bukan orang Cepu atau Blora, maka sudah dapat dipastikan bahwa passion Anda adalah tentang blogging, tentang dunia tulis - menulis, atau minimal Anda hobby membaca. Sedangkan orang yang hobby membaca, rata-rata juga suka menuliskan sesuatu, paling tidak membuat coretan sebagai Catatan Pinggir. Itulah Anda, itulah diri kita.

Ya kita terima saja passion yang dianugrahkan Tuhan pada kita. Kita terima bahwa passion kita adalah pada dunia blogging, dunia tulis menulis, dunia publikasi, dunia hubungan kemasyarakatan, dunia mass media. Seperti kita terima apa adanya diri kita yang ternyata jatuh cinta pada orang yang tidak mungkin menjalin hidup berumah tangga dengan kita. Ya sudah kita terima saja apa adanya. Kita ikhlaskan, sambil tetap bersabar sambil berdoa semoga segera menjanda atau menduda. Dan ketika setelah bener-bener menjanda atau menduda kok malah kawin sama orang lain lagi, ya bawa santai saja, kita terima apa adanya nasib kita. Ha haay…..

Ketika kita sudah bisa menerima apa adanya diri kita, menerima ketertarikan kita, menerima passion kita, langkah selanjutnya adalah focus pada passion kita itu. Berusaha berbuat, bekerja sesuai passion kita. Perkara hasilnya bagaimana, itu tidak penting. Yang  penting kita sudah berusaha bekerja, melakukan sesuatu seperti yang diperintahkan Tuhan kepada kita. Diniati saja menjalankan perintah, sambil tetap berfikir positif bahwa Tuhan akan membimbing kita menjadi orang baik di dunia. 

Sesederhana itukah? Iya. Percuma kita berbuat sesuatu bila hasilnya hanya akan menjadikan kita menjadi orang tidak baik. Sebenarnya kita bisa merasakan pada setiap tahapan suatu pekerjaan, sehingga bisa mengetahui apakah apa yang kita kerjakan saat ini akan membuat kita menjadi orang baik atau justru membawa kita ke jurang kenistaan. Contoh simple, bila Anda menulis tentang ketidak-baikan seorang penjahat, membeberkan data-data ketidak-baikannya, sehingga terciptalah sebuah tulisan yang menggiring opini pembaca pada kesimpulan kolektif bahwa orang itu ternyata benar-benar jahat, maka Anda sebagai penulis akan terliputi rasa tidak enak ketika selesai memposting tulisan tersebut. 

Tulisan tentang kebaikan atau good news akan membawa energy positive pada diri kita, begitu pula sebaliknya. Baiknya, tetaplah diri kita apa adanya. Terima saja keadaan kita saat ini, bahwa passion kita adalah pada dunia tulis - menulis, blogging, online media atau bahkan mass media, sambil tetaplah hati-hati berjalan seiring sejalan dengan passion kita. Passion tetaplah passion. Nafsu tetaplah nafsu. Tetaplah waspada, jangan sampai passion kita membawa kita pada kehidupan yang tidak mulia. 

blora-blogger-analisa-berita-manfaat-blogging-manifestasi-rasa-syukur-heri-ireng

3. Manifestasi Rasa Syukur

Setelah menerima apa adanya diri kita, manfaat blogging selanjutnya bagi orang Cepu - Blora adalah sebagai manifestasi rasa syukur kita pada Tuhan Yang Maha Esa. "Kita itu orang Indonesia Ciaah. Pancasilais. Berketuhanan." Kita sudah selayaknya bersyukur karena masih diberi kemauan, waktu, kekuatan, fasilitas, juga intelektual - inteligensia. Tidak berniat menggurui, minimal ada 5 hal tadi yang harus kita syukuri sepanjang hidup kita. 

Jangan fikir kemauan - karsa - niatan itu muncul dengan sendirinya. Itu anugrah Tuhan. By design dari Tuhan. Gak sembarangan orang diberikan kemauan untuk blogging. Gak semua orang diberi passion blogging. Tidak perduli apakah Anda seorang dosen atau mahasiswa, guru atau murid , pengusaha atau buruh, pengacara atau hakim, petani atau pedagang, penjaga malam ataukah pengangguran semua mempunyai hak yang sama pada dunia blogging. Sangat patut disyukuri. Tapi hindari nge-blog di saat bekerja ya?

Jam kerja ya untuk bekerja. Bekerja adalah perintah Tuhan, "Sak rupa-rupane leh'e mergawe, sing penting metu omah, tangane obah." Perkara hasil, biar Tuhan sendiri yang ngatur. Jangan sampai kita sesali waktu terbuang. Kapan waktu kerja, kapan waktu untuk blogging Anda sendiri yang dapat menentukannya. Musuh kita hanyalah satu, rasa malas, itu saja. Percayalah, suatu saat kita akan merindukan waktu yang telah berlalu. Bersyukurlah, sekarang kita masih diberi waktu. Manifestasikan rasa syukur itu pada tindakan, tidak cukup dengan ucapan dan perasaan. Kita orang riil, bukan orang kebatinan. 

Kecuali bila Anda sedang sakit. Bila sekarang Anda sedang diberi kesehatan sama Tuhan, punya kekuatan untuk menggerakkan jempol Anda, untuk mengetik, setelah ini silahkan Anda ketik sesuatu, atau tulis sesuatu sesuai dengan tema yang paling mengusik jiwa Anda saat ini. Apapun itu. Dari postingan blog yang Anda baca inipun sebenarnya sudah banyak ide tulisan yang dapat Anda ambil. Anda tinggal memperdalam salah satu point topic paragraph dari tulisan ini. Mumpung masih kuat ngetik lhoo….

Mumpung fasilitas Anda punya. Anda masih punya gadget, masih punya PC atau laptop. Masih punya kuota data. Masih beruntung Anda tinggal di Cepu - Blora. Banyak lho diluaran sana yang pengin punya gadget secanggih milik Anda tapi belum keturutan juga. Pengin punya PC atau laptop, tapi angop. Sampai tua gak punya-punya juga. Pengin beli kuota data buat ngikuti fashion social media, tapi eman buat membelinya. Gak seperti Anda. Fasilitas, kita punya. Tunggu apa?

Hal terakhir yang kadang kita lupa untuk mensyukurinya adalah intelektual. Inteligensia. Mumpung belum pikun caaah…. Mari kita blogging. Catat semua ide-ide yang muncul pada hari ini. Ide tentang bagaimana cara kerja yang lebih mudah, lebih efektif dan efisien. Ide tentang pembangunan lingkungan sekitar. Sampai ide tentang bagaimana menyelesaikan persoalan Negara yang mungkin muncul. Catat saja, aktualiasikan pada blog Anda. Ikhlas. Niati saja sebagai perwujudan rasa syukur atas ide, atas kemampuan berfikir, atas intelektual yang diberikan Tuhan kepada kita saat ini.

blora-blogger-analisa-berita-manfaat-blogging-Aktualisasi-Diri-Paling-Elegant-heri-ireng

4. Aktualisasi Diri paling Elegant

Sebagai generasi Cepu - Blora yang elegant, kita tak perlu 'ngrasani' sana-sini. Tak perlu merendahkan platform social media lain selain blog.  Memang ada yang tega 'mentala' bilang kalau content paling gak mutu sedunia adalah content prank. Memang juga, judul point topic blogging sebagai aktualisasi diri paling elegant ini berkesan komparabel, membandingkan satu dengan lain. Tapi kita hentikan saja untuk menidakbaikkan satu metode aktualisasi diri. Lebih baik memilih untuk bagimana cara bersinergi.

Saya jadi ingat sebuah pemikiran brilliant dari beberapa saudara-saudara di Blora. Ada nama-nama besar yang patut disebut namanya, RM Yudhi Sancoyo, RM Andri Haskoro, RA Widyashinta, R Gatot Pranoto, R Gundala Wedjasena, Gus Arief Rohman. Mereka sangat perduli dengan budaya membaca yang hampir hilang tergerus multimedia di Blora. Beberapa nama lain seperti Gatot Bloranews, Roy Monitor Ekonomi, Siswanto Suara Rakyat, Harry Media Edukasi, Agung Info Blora apalagi Oerip Daryanto Suara Merdeka dan Wahono Wawasan, mereka juga mengkhawatirkan degradasi budaya membaca di Blora. 

Terlepas dengan kepentingan politik ataupun bisnis, yang jelas ide mereka berupa kekhawatiran budaya literasi di Cepu - Blora patut diapresiasi. Meskipun Blora bukan bagian dari Cepu. Cepu bagian dari Blora. Kita adalah bagian dari Indonesia yang harus ber-Ketuhanan yang Maha Esa. Tuhan sendiri menghargai budaya literasi dengan menurunkan wahyu Qur'an yang ber-gramatikal "bacaan". Bila kita mampu menerima apa adanya diri kita, kita akan meng-iya-kan bila budaya literasi, membaca, juga tulis-menulis sangat penting bagi keberlangsungan peradaban kita. 

Media blogging memang bagian dari multimedia. Media elektronik. Tapi media blogging inilah yang paling menunjang budaya literasi. Substansi platform blogging berupa tulisan. Image - gambar dan video berperan sebagai penguat saja. Esensinya tetap pada tulisan. Hitungannya pada jumlah huruf dan jumlah kata. Algoritmanya pada konsistensi kesesuaian atara kata-kata pembentuk paragraph dengan judul atau ide yang ingin disampaikan. 

Telah menjadi rumus dunia bahwa kemuliaan sebuah peradaban berbanding lurus dengan ilmu pengetahuan. Sedangkan cara paling cepat sedunia untuk memperoleh pengetahuan adalah dengan membaca. Apa lagi? Setelah membaca, baru kemudian praktek lapangan agar transfer informasi mampu menjelma menjadi sebuah transfer teknologi. Implementasi filsafat dan teknologi-lah yang akan merekonstruksi peradaban. 

Betapa tidak efisiennya bila seorang pekerja tidak mau membaca manual book sebuah peralatan kerja yang akan digunakannya. Akan terlalu panjang risiko atas kecerobohannya. Betapa tidak efektifnya bila pekerja tersebut telah menguasai teknologi peralatan kerja tapi dia bekerja malas-malasan saja. Maka disinilah peran filsafat sangat diperlukan. Attitude positive massal perlu dimiliki oleh sebuah bangsa bila bangsa itu pengin maju. Filsafat akan membentuk sikap positif. Dan cara tercepat sedunia untuk memperoleh ilmu filsafat juga dari membaca. 

Dengan melihat kesesuaian platform media dengan manfaatnya untuk perkembangan peradaban, apakah ada yang mampu mengkhianati arti penting dari manfaat blogging bagi orang Cepu - Blora? Terlalu rapuh dan berbusa-busa ya? Biar saja. Minimal itulah alasan yang dapat saya sampaikan untuk menunjukkan betapa kegiatan blogging adalah alat aktualisasi paling elegant di dunia. Tidak setuju? "Gak pa-pa wong gitu saja." Silahkan sanggah dengan satu judul blog milik Anda.

blora-blogger-analisa-berita-manfaat-blogging-Memberi-Referensi-Bagi-Pihak-Lain-heri-ireng

5. Memberi Referensi bagi  Pihak Lain

Apa yang saya lakukan sekarang secara langsung telah memenuhi kriteria manfaat ke 5 dari manfaat blogging bagi orang Cepu - Blora. Saya telah memberikan referensi pada Anda. Semoga bermanfaat. "Haa haaa …. Asem kowe Her…." Baru tahu? Emang iya. Akhirnya tetep ke prank juga. Tapi kan lebih elegant daripada diam-diam sulut petasan dibawah kursi orang main catur. Begitupun juga dengan postingan blog Anda, sedikit banyak juga akan memberikan referensi bagi orang lain. Memberikan manfaat bagi orang lain. 

Atau paling tidak dapat memberikan backlink bagi blogger Cepu - Blora lainnya. Bagi blogger istilah formal berupa kata-kata backlink yang katanya berguna untuk search engine optimization tidak asing. Meski saya sendiri tidak mau ribet dengan tetek-bengek seperti itu. Tapi saya yakin, suatu saat, ilmu blogging seperti itu penting untuk diketahui para anak-anak muda Cepu - Blora. Siapa tahu dari para generasi muda Cepu - Blora yang masih fresh dan brilliant muncul sekelompok blogger ataupun vlogger yang handal seperti orang-orang COKRO-TV. Siapa tahu. 

Dengan munculnya blogger atau vlogger handal dari Cepu - Blora, maka Cepu - Blora akan menjadi terkenal sebagai Kota Pelajar - Kota Sarjana - New Graduate City atau apapun istilahnya. Hal seperti ini mungkin saja terjadi dengan telah bergesernya Kota Surakarta dan Yogyakarta sebagai Kota Budaya. Apalagi kalau Bupati Blora punya komitmen tersendiri untuk menjadikan Cepu - Blora sebagai Kota Sarjana! Wacana seperti ini bukanlah 'hil yang mustahal'. Akan menjadi wajar apa adanya. 

Betapa tidak, Cepu Kota Mahasiswa, Blora Kota Sarjana, akan mudah diwujudkan bila didukung dengan regulasi dan anggaran. Siapapun tahu itu. Memang iya, harus mereformasi segala lini. Reformasi mental khususnya. Negara sudah menyediakan beasiswa bagi lulusan SLTA dari keluarga yang beruntung masuk Basis Data Terpadu. Tinggal menggalakkan kampanye saja agar tercipta mental sarjana bagi anak-anak lulusan SLTA. 

Banyak lagi regulasi, kebijakan, agitasi bahkan provokasi yang dapat dilakukan oleh seorang Bupati untuk menggerakkan ASN demi suksesnya wacana Cepu Kota Mahasiswa - Blora Kota Sarjana. Hanya perlu sentuhan sedikit saja wacara seperti ini dapat tercapai. Tinggal menghitung dengan jari, berapa sudah sarjana yang tinggal di Kabupaten Blora. Berapa jumlah Mahasiswa yang tinggal di Cepu. Saat inipun sudah memungkinkan untuk dibuat seperti itu. Daripada susah-susah memanipulasi Blora jadi Kota Budaya, kan lebih baik by pass saja, Blora Kota Sarjana - Cepu Kota Mahasiswa. 

Bukankah Cepu adalah Kota Minyak? Minyaknya sudah ilang Mas Boss….. Minyak Cepu tinggal sejarah. Minyak Cepu hanya tersisa buat bahan studi, buat dipelajari para Mahasiswa Teknik Perminyakan. Yang banyak berkeliaran di Cepu sekarang tinggal Mahasiswa Perminyakan dari dalam dan luar kota. Juga para pencari sertifikasi perminyakan di PPSDM MIGAS Cepu. Tapi ada satu hal yang paling disayangkan di Cepu, makanan di Cepu harganya mahal, gak enak, gak sehat lagi, coba bandingkan dengan Blora, Ngawi atau Bojonegoro.

Oke kita cukupi dulu Wacana Cepu Kota Mahasiswa - Blora Kota Sarjana, karena tanpa disadari, blog ini telah memberikan wacana bagi Anda, bagi Pembaca, bagi Pengambil Kebijakan. Jadi sudah makin yakin kan akan 5 Manfaat Blogging Bagi Orang Cepu - Blora? Lalu tunggu apa lagi? Segera buka lapi atau PC Anda. Atau sekarang kan juga sudah ada platform Blogging seperti Blogit! buat Android. Kemajuan teknologi informasi sekarang pada satu sisi jelas lebih memudahkan anak muda Cepu - Blora untuk berkarya - untuk menjadi Pemuda Harapan Bangsa - Pemuda Harapan Cepu Blora - Pemuda Harapan Calon Mertua. (Heri Ireng - Cepu Blora)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel